PLPBK UM Selenggarakan Pelatihan Universal Design Khusus Tunanetra untuk Pimpinan dan Tenaga Kependidikan
PLPBK UM Selenggarakan Pelatihan Universal Design Khusus Tunanetra untuk Pimpinan dan Tenaga Kependidikan

PLPBK UM Selenggarakan Pelatihan Universal Design Khusus Tunanetra untuk Pimpinan dan Tenaga Kependidikan

Dalam upaya memperkuat komitmen Universitas Negeri Malang (UM) terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi yang inklusif, PLPBK UM menyelenggarakan Pelatihan Universal Design Khusus Tunanetra untuk Pimpinan dan Tenaga Kependidikan, yang berlangsung pada Kamis, 12 Juni 2025 di kampus Universitas Negeri Malang. Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Dr. Hardika, M.Pd., Ketua LPPP UM, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarunit dalam membangun sistem pendidikan inklusif di lingkungan perguruan tinggi.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan sesi oleh Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A., yang membawakan materi bertajuk “Mengubah Perilaku Melalui Desain Lingkungan Fisik.” Ia menyoroti bahwa desain fisik kampus yang inklusif mampu membentuk perilaku positif dan meningkatkan kemandirian mahasiswa tunanetra dalam beraktivitas di lingkungan akademik.

Sesi berikutnya diisi oleh Dr. Yuyus Suherman, M.Si. (Universitas Pendidikan Indonesia), yang memaparkan dua topik penting, yakni “Lingkungan Fisik Khusus Tunanetra” dan “Peran Pimpinan dan Tenaga Kependidikan dalam Mengelola Lingkungan Fisik Universitas.” Dalam paparannya, Dr. Yuyus menjelaskan berbagai strategi praktis untuk mengadaptasi ruang dan fasilitas kampus agar lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna dengan hambatan penglihatan.

Melalui pelatihan ini, peserta diajak untuk memahami prinsip-prinsip Universal Design for Learning (UDL) dan menerapkannya dalam pengelolaan ruang kelas, area publik, serta layanan administratif. Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan untuk mengidentifikasi tantangan serta solusi dalam mewujudkan universitas yang benar-benar inklusif (TS).