Pusat Layanan Penyandang Berkebutuhan Khusus (PLPBK) LPPP UM menyelenggarakan Pelatihan Braille untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan pada hari Senin, 18 Mei 2026. Acara dihadiri sekitar 60 peserta yang terdiri dari para dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Negeri Malang.
Bertempat di aula B15 LPPP UM, pelatihan dibuka oleh Kepala Pusat Layanan Penyandang Berkebutuhan Khusus, Dr. Imanuel Hitipeuw, MA., mewakili Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LPPP).

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi. Pemateri pertama, Sinta Yuni Susilawati, S.Pd., M.Pd., Ph.D., menyampaikan materi konsep inklusivitas dan Braille. Kebutuhan untuk mewujudkan lingkup pendidikan yang inklusif merupakan hal yang semakin mendesak seiring dengan peraturan pemerintah yang mensyaratkan perguruan tinggi untuk menerima mahasiswa disabilitas. Oleh karena itu, awareness civitas akademika perlu ditingkatkan untuk dapat mewujudkan layanan yang adaptif bagi semua.
Pemateri kedua, Dr. Imanuel Hitipeuw, MA., menyampaikan materi tentang teknik penulisan Braille yang sekaligus membimbing praktik penulisan Braille. Para peserta diberi tips untuk memahami penulisan Braille, yang meski setiap abjad tersusun dari kombinasi titik-titik yang berbeda namun memiliki pola yang mudah dipahami.

Para peserta kemudian berlatik menulis Braille. Praktik diawali dengan pengenalan huruf Barille, pengenalan reglet dan stylus, kemudian dilanjutkan dengan latihan menulis Braille secara berkelompok. Variasi Braille juga diikuti dengan berbagai bentuk penulisan seperti angka, huruf kapital, dan tanda titik. Selain menulis Braille dengan reglet dan stylus, peserta juga latihan menulis Braille dengan mesin tik khusus Braille.
Pelatihan ini membantu meningkatkan pemahaman peserta akan kebutuhan Braille dalam layanan di lingkup Universitas Negeri Malang (TS).













